
Klasifikasi
- Kingdom
- Plantae
- Divisi
- Tracheophyta
- Kelas
- Magnoliopsida
- Ordo
- Lamiales
- Famili
- Lamiaceae
- Genus
- Perilla
- Spesies
- Perilla frutescens
Definisi Umum
Perilla (Perilla frutescens) merupakan tanaman terna semusim yang termasuk dalam famili Lamiaceae (keluarga mint). Tanaman ini berasal dari wilayah Asia Timur dan Asia Tenggara, serta telah lama dibudidayakan secara luas baik sebagai tanaman sayur, rempah kuliner, maupun bahan pengobatan tradisional di negara-negara seperti Korea, Jepang, dan Cina. Tanaman ini memiliki ciri fisik berupa batang tegak bersegmen empat, daun yang berhadapan dengan tepi bergerigi, serta mengeluarkan aroma khas yang kuat dan harum. Daun perilla dikenal dengan berbagai sebutan lokal seperti kakennip di Korea atau shiso di Jepang, dan sering digunakan sebagai pelengkap hidangan serta sumber fitonutrien.
Kandungan
Tanaman perilla (Perilla frutescens) kaya akan berbagai komponen metabolit sekunder dan zat aktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Berdasarkan analisis fitokimia, daun dan bagian tanaman ini mengandung senyawa flavonoid (seperti luteolin dan apigenin), asam fenolik (termasuk asam rosmarinat), minyak asiri atau terpenoid volatil (seperti perillaldehid dan limonene), serta alkaloid, saponin, tanin, dan steroid. Selain itu, perilla juga kaya akan kandungan asam lemak esensial omega-3 (asam alfa-linolenat), kalsium, magnesium, serta vitamin yang mendukung potensi farmakologisnya.
Khasiat
Perilla (Perilla frutescens) memiliki berbagai khasiat farmakologis yang telah dibuktikan melalui penelitian ilmiah, di antaranya sebagai agen antioksidan kuat yang mampu menangkal stres oksidatif dan radikal bebas. Ekstrak dan senyawa aktif di dalamnya juga terbukti memiliki aktivitas antiinflamasi dan antialergi yang efektif dalam meredakan gejala alergi musiman, asma, serta peradangan kulit seperti dermatitis atopik. Selain itu, perilla memiliki sifat antimikroba untuk melawan bakteri patogen, membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, serta mendukung fungsi sistem saraf dan otak.
Cara Pengolahan
Pengolahan perilla untuk pemanfaatan kesehatan maupun kuliner dapat dilakukan melalui beberapa metode, seperti ekstraksi menggunakan pelarut organik untuk menarik senyawa aktif metabolit sekunder (flavonoid dan asam fenolik). Daun segar perilla dapat dikonsumsi langsung sebagai lalapan atau pembungkus makanan (samgyeopsal), diolah menjadi teh herbal melalui pengeringan daun pada suhu terkontrol, atau direbus dengan air untuk diambil air rebusannya guna meredakan saluran pernapasan dan masalah pencernaan. Biji perilla juga dapat diperas untuk menghasilkan minyak nabati kaya omega-3 yang digunakan dalam produk pangan maupun suplemen.
Daftar Pustaka
Kinanthi AP. 2024. Potensi Daun Perilla frutescens (L.) Britton sebagai Antiinflamasi dalam Kasus Dermatitis Atopik pada Mencit yang Diinduksi 2,4-Dinitrochlorobenzene (DNCB). Skripsi. Yogyakarta: Universitas Kristen Duta Wacana. Hou T, et al. 2022. Perilla frutescens: A Rich Source of Pharmacological Active Compounds. Molecules. 27(11):3578. Peng M, et al. 2025. Comprehensive Review of Perilla frutescens: Chemical Composition, Pharmacological Mechanisms, and Industrial Applications in Food and Health Products. Foods. 14(7):1252.
Navigasi Tanaman Herbal
Tanaman Herbal Sebelumnya
Tanaman Herbal Selanjutnya
