Kembali ke Tanaman Herbal
Tanaman Herbal

Jeruk nipis

Citrus aurantiifolia

Jeruk nipis

Klasifikasi

Kingdom
Plantae
Divisi
Magnoliophyta
Kelas
Magnoliopsida
Ordo
Sapindales
Famili
Rutaceae
Genus
Citrus
Spesies
Citrus aurantiifolia

Definisi Umum

Citrus aurantiifolia merupakan pohon buah kecil dari famili Rutaceae yang banyak dibudidayakan di daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Tanaman ini menghasilkan buah berbentuk bulat hingga oval dengan kulit berwarna hijau kekuningan dan rasa yang sangat asam. Jeruk nipis banyak dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, bahan minuman, serta tanaman obat tradisional karena kandungan senyawa bioaktifnya yang beragam (Chriscensia et al. 2020).

Kandungan

Buah, kulit buah, daun, dan biji jeruk nipis mengandung berbagai senyawa bioaktif, antara lain flavonoid (hesperidin, naringin, eriocitrin), vitamin C, asam sitrat, limonoid, kumarin, alkaloid, terpenoid, senyawa fenolik, serta minyak asiri dengan komponen utama limonene, β-pinene, γ-terpinene, dan citral. Senyawa-senyawa tersebut berperan dalam aktivitas antioksidan, antimikroba, dan antiinflamasi (Jain et al. 2020).

Khasiat

C. aurantiifolia memiliki aktivitas antioksidan, antibakteri, antijamur, antidiabetes, antiinflamasi, antihiperlipidemia, hepatoprotektif, serta berpotensi sebagai antikanker. Dalam pengobatan tradisional, jeruk nipis banyak digunakan untuk membantu meredakan batuk, sakit tenggorokan, gangguan pencernaan, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, penggunaan berlebihan, terutama minyak asiri atau sari buah yang terkena sinar matahari, dapat menyebabkan fitofotodermatitis pada sebagian individu (Chriscensia et al. 2020).

Cara Pengolahan

Buah jeruk nipis dapat dikonsumsi secara langsung setelah diperas menjadi minuman atau dicampurkan ke dalam makanan. Dalam pengobatan tradisional, air perasan buah sering dicampur dengan madu atau air hangat untuk membantu meredakan batuk dan sakit tenggorokan. Kulit buah juga dapat disuling melalui proses distilasi untuk menghasilkan minyak asiri yang dimanfaatkan dalam industri pangan, kosmetik, aromaterapi, dan produk kesehatan (Jain et al. 2020).

Daftar Pustaka

Chriscensia E, Wibowo EC, Enriko G, Wijaya OC, Sahamastuti AAT. 2020. Phytochemical screening, therapeutic benefits, and adverse effects of Citrus aurantiifolia: A review. Indonesian Journal of Life Sciences. 2(2):56–69. Jain S, Arora P, Popli H. 2020. A comprehensive review on Citrus aurantiifolia essential oil: Its phytochemistry and pharmacological aspects. Brazilian Journal of Natural Sciences. 3(2):354–369.

Navigasi Tanaman Herbal

Tanaman Herbal Selanjutnya