
Klasifikasi
- Kingdom
- Plantae
- Divisi
- Streptophyta
- Kelas
- Equisetopsida
- Ordo
- Lamiales
- Famili
- Acanthaceae
- Genus
- Andrographis
- Spesies
- Andrographis paniculata
Definisi Umum
Sambiloto adalah tanaman obat yang sangat dikenal dalam pengobatan tradisional Indonesia. Sambiloto sebagai tanaman obat yang banyak dimanfaatkan karena kandungan metabolit bioaktifnya, dan juga sambiloto memiliki rasa pahit khas (Pratama dan Mustakim 2026).
Kandungan
Kandungan utama sambiloto yang paling sering disebut ialah andrographolide, disertai flavonoid, fenolik, tannin, dan alkaloid. Serlain itu, sambiloto juga mengandung komponen bioaktif lain seperti polifenolat, kuinon, monoterpen, dan seskuiterpen (Pratama dan Mustakim 2026; Mulqie et al. 2017).
Khasiat
Pratama dan Mustakim (2026) menyimpulkan bahwa senyawa fenolik, flavonoid, dan tannin berperan pada aktivitas antioksidan dan antiinflamasi, sedangkan andrographolide dan alkaloid terkait dengan efek antimikroba, antidiabetes, dan imunomodulator. Sumber lain juga menyebut sambiloto sebagai tanaman obat tradisional yang potensial dikembangkan sebagai agen terapi alami.
Cara Pengolahan
Sambiloto sering diolah menjadi teh daun sambiloto. Dalam penelitian Patin et al. 2018, daun sambiloto dikeringkan pada beberapa suhu lalu diseduh, dan perlakuan terbaik ada pada suhu pengeringan 60°C.
Daftar Pustaka
Mulqie L, Hazar S, Septian AF. 2017. Uji aktivitas antibakteri fraksi etil asetat daun sambiloto (Andrographis paniculata) terhadap Bacillus subtilis ATCC 6633. Jurnal Farmasi Galenika. 4(2):33–37. Patin EW, Zaini MA, Sulastri Y. 2018. Pengaruh variasi suhu pengeringan terhadap sifat fisikokimia teh daun sambiloto (Andrographis paniculata). Pro Food (Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan). 4(1):251–258. Pratama MS, Mustakim A. 2026. Tinjauan pustaka senyawa metabolit bioaktif daun sambiloto (Andrographis paniculata) sebagai agen terapi. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan & Medis. 2(1):78–87.
Navigasi Tanaman Herbal
Tanaman Herbal Sebelumnya
Tanaman Herbal Selanjutnya
