Kembali ke Tanaman Herbal
Tanaman Herbal

Adam hawa ungu

Tradescantia spathacea Sw.

Adam hawa ungu

Klasifikasi

Kingdom
Plantae
Divisi
Magnoliophyta
Kelas
Liliopsida
Ordo
Commelinales
Famili
Commelinaceae
Genus
Tradescantia
Spesies
Tradescantia spathacea Sw.

Definisi Umum

Tradescantia spathacea merupakan tanaman herba menahun dari famili Commelinaceae yang berasal dari Meksiko, Belize, dan Guatemala, namun kini telah banyak dibudidayakan di daerah tropis termasuk Indonesia sebagai tanaman hias. Tanaman ini memiliki daun berbentuk lanset dengan permukaan atas berwarna hijau dan bagian bawah berwarna ungu mencolok. Selain sebagai tanaman ornamental, T. spathacea telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional untuk membantu mengatasi batuk, demam, luka, peradangan, serta beberapa penyakit infeksi (Tan et al. 2024).

Kandungan

Daun T. spathacea mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder, antara lain flavonoid (rutin, quercetin, kaempferol, luteolin, apigenin, naringenin), senyawa fenolik (asam klorogenat, asam ferulat, asam vanilat, asam protokatekuat), antosianin, saponin, tanin, serta alkaloid. Senyawa-senyawa tersebut diketahui berperan dalam aktivitas antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba tanaman ini (Tan et al. 2024).

Khasiat

Secara tradisional, Adam Hawa Ungu digunakan untuk membantu mengatasi batuk, tuberkulosis, luka, demam, peradangan, dan gangguan saluran pernapasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman ini memiliki aktivitas antioksidan, antibakteri, antivirus, antijamur, antiinflamasi, antidiabetes, hepatoprotektif, hingga berpotensi sebagai antikanker. Meskipun demikian, pemanfaatannya sebagai obat masih memerlukan penelitian klinis lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan keamanannya (Tan et al. 2024).

Cara Pengolahan

Daun Adam Hawa Ungu dicuci hingga bersih kemudian direbus menggunakan air selama beberapa menit, lalu air rebusannya diminum sesuai kebutuhan. Untuk penggunaan luar, daun segar dapat ditumbuk halus dan ditempelkan pada bagian tubuh yang mengalami luka ringan atau pembengkakan. Saat ini, pemanfaatannya masih didominasi sebagai obat tradisional sehingga penggunaannya sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan tidak menggantikan terapi medis (Tan et al. 2024).

Daftar Pustaka

Tan SP, Keng XY, Lim CWB, Tan HY. 2024. Traditional uses, phytochemistry and pharmacological activities of Tradescantia spathacea. Records of Natural Products. 18(2):176–205. Tan JBL, Lim V, Lee WL. 2022. A review on Tradescantia: Phytochemical constituents, biological activities and health-promoting effects. Frontiers in Bioscience (Landmark Edition). 27(6):197.

Navigasi Tanaman Herbal

Tanaman Herbal Selanjutnya