Kembali ke Tanaman Herbal
Tanaman Herbal

Kembang telang

Clitoria ternatea L.

Kembang telang

Klasifikasi

Kingdom
Plantae
Divisi
Magnoliophyta
Kelas
Magnoliopsida
Ordo
Fabales
Famili
Fabaceae
Genus
Clitoria
Spesies
Clitoria ternatea

Definisi Umum

Clitoria ternatea merupakan tanaman merambat menahun dari famili Fabaceae yang berasal dari kawasan Asia tropis dan kini tersebar luas di berbagai negara beriklim tropis, termasuk Indonesia. Tanaman ini memiliki bunga berwarna biru, ungu, putih, atau merah muda, dengan bunga biru sebagai varietas yang paling umum dijumpai. Selain dimanfaatkan sebagai tanaman hias dan pewarna alami makanan, kembang telang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk membantu mengatasi demam, peradangan, gangguan saraf, serta meningkatkan daya ingat (Mukherjee et al. 2008).

Kandungan

Bunga Clitoria ternatea kaya akan senyawa metabolit sekunder, terutama antosianin golongan ternatin yang memberikan warna biru khas pada mahkota bunga. Selain itu, tanaman ini mengandung flavonoid (quercetin, kaempferol, dan myricetin), senyawa fenolik, tanin, saponin, triterpenoid, alkaloid, serta peptida siklik (cyclotides). Kandungan tersebut berperan sebagai antioksidan alami dan berkontribusi terhadap berbagai aktivitas biologis tanaman (Oguis et al. 2019).

Khasiat

C. ternatea memiliki aktivitas antioksidan, antiinflamasi, antidiabetes, antibakteri, antijamur, antikanker, neuroprotektif, serta berpotensi meningkatkan fungsi memori dan kemampuan belajar. Dalam pengobatan tradisional, bunga dan akar telang juga digunakan untuk membantu mengatasi demam, gangguan saluran kemih, batuk, dan peradangan. Selain manfaat kesehatan, ekstrak bunganya banyak dimanfaatkan sebagai pewarna alami pada pangan dan minuman karena kandungan antosianinnya yang tinggi (Mukherjee et al. 2008)

Cara Pengolahan

Bunga telang biasanya dipanen saat mekar penuh kemudian digunakan dalam keadaan segar atau dikeringkan. Bunga kering dapat diseduh dengan air panas untuk dijadikan teh herbal, sedangkan bunga segar sering dimanfaatkan sebagai pewarna alami pada makanan dan minuman. Dalam pengobatan tradisional, bunga atau akar direbus dan air rebusannya diminum sesuai kebutuhan. Saat ini, ekstrak bunga telang juga banyak digunakan sebagai bahan baku minuman fungsional, pangan, kosmetik, dan produk herbal (Jeyaraj et al. 2021).

Daftar Pustaka

Jeyaraj EJ, Lim YY, Choo WS. 2021. Clitoria ternatea flower and its bioactive compounds: Potential health benefits and applications. J Funct Foods. 85:104638. Mukherjee PK, Kumar V, Kumar NS, Heinrich M. 2008. The Ayurvedic medicine Clitoria ternatea: From traditional use to scientific assessment. J Ethnopharmacol. 120(3):291–301. Oguis GK, Gilding EK, Jackson MA, Craik DJ. 2019. Butterfly pea (Clitoria ternatea), a cyclotide-bearing plant with applications in agriculture and medicine. Front Plant Sci. 10:645.