Kembali ke Tanaman Herbal
Tanaman Herbal

Temu Kunci

Boesenbergia pandurata

Temu Kunci

Klasifikasi

Kingdom
Plantae
Divisi
Magnoliophyta
Kelas
Liliopsida
Ordo
Zingiberales
Famili
Zingiberaceae
Genus
Boesenbergia
Spesies
Boesenbergia pandurata

Definisi Umum

Temu kunci adalah rimpang dari famili Zingiberaceae yang banyak dimanfaatkan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, sebagai rempah dan obat herbal. Harahap et al. (2025) menyebut temu kunci sebagai tanaman yang digunakan turun-temurun dan memiliki potensi farmakologis, terutama pada rimpangnya.

Kandungan

Rimpang temu kunci dilaporkan mengandung flavonoid sebagai metabolit sekunder utama, dan kandungan polifenol serta kelompok senyawa aktif yang berhubungan dengan aktivitas antioksidan dan antibakteri. Rimpang temu kunci juga dikaitkan dengan kandungan minyak esensial yang berpotensi antibakteri (Harahap et al. 2025; Lailiyyah H dan Lisdiana L 2023).

Khasiat

Temu kunci secara tradisional dipakai sebagai bumbu masak, obat batuk, peluruh dahak, penambah nafsu makan, mengatasi gangguan pencernaan, dan obat sariawan. Temu kunci juga dikaji untuk aktivitas antibakteri, antioksidan, dan hepatoprotektif. (Harahap et al. 2025; Lailiyyah H dan Lisdiana L 2023).

Cara Pengolahan

Dalam penelitian jurnal, temu kunci diolah sebagai ekstrak etanol rimpang untuk uji hepatoprotektif, dan pendekatan ini memperlihatkan bahwa bentuk olahan ilmiahnya sering berupa simplisia/ekstrak. Dalam penggunaan tradisional, rimpangnya lebih sering dipakai sebagai bumbu dan ramuan herbal (Harahap et al. 2025; Lailiyyah H dan Lisdiana L 2023).

Daftar Pustaka

Harahap MS, Jayanti HN, Silitonga DR, Candrika. 2025. Eksplorasi aktivitas hepatoprotektif ekstrak etanol temu kunci (Boesenbergia rotunda) melalui parameter makropatologi organ hati dan indeks organ pada model hepatotoksisitas tikus. Jurnal Buana Farma. 5(2):290–302. Lailiyyah H, Lisdiana L. 2023. Antibacterial activity of temu kunci (Boesenbergia rotunda) active compounds to Mycobacterium tuberculosis in silico. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi. 12(2):132–149.

Navigasi Tanaman Herbal

Tanaman Herbal Selanjutnya