Kembali ke Tanaman Herbal
Tanaman Herbal

Meniran

Phyllanthus niruri

Meniran

Klasifikasi

Kingdom
Plantae
Divisi
Magnoliophyta
Kelas
Magnoliopsida
Ordo
Malpighiales
Famili
Phyllantaceae
Genus
Phyllanthus
Spesies
Phyllanthus niruri

Definisi Umum

Phyllanthus niruri L. merupakan tanaman herba semusim dari famili Phyllanthaceae yang tumbuh liar di daerah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Tanaman ini memiliki batang tegak dengan daun majemuk kecil yang tersusun menyerupai daun tunggal. Meniran telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di Asia, Afrika, dan Amerika Selatan untuk membantu mengatasi gangguan hati, batu ginjal, infeksi saluran kemih, diabetes, serta meningkatkan daya tahan tubuh (Patel et al. 2011).

Kandungan

Seluruh bagian tanaman P. niruri mengandung berbagai senyawa bioaktif, antara lain lignan (phyllanthin, hypophyllanthin), flavonoid (quercetin, rutin), tanin, alkaloid, saponin, terpenoid, senyawa fenolik, ellagitannin (corilagin dan geraniin), serta vitamin dan mineral. Kandungan lignan dan senyawa fenolik berperan penting dalam aktivitas antioksidan, hepatoprotektif, dan imunomodulator tanaman ini (Bagalkotkar et al. 2006).

Khasiat

P. niruri memiliki aktivitas hepatoprotektif, antioksidan, antivirus, antibakteri, antiinflamasi, antidiabetes, diuretik, nefroprotektif, dan imunomodulator. Tanaman ini dikenal luas sebagai herbal untuk membantu mencegah pembentukan batu ginjal (stonebreaker) serta mendukung kesehatan hati. Selain itu, ekstraknya juga dilaporkan berpotensi menghambat replikasi virus hepatitis B dan meningkatkan respons sistem imun (Bagalkotkar et al. 2006).

Cara Pengolahan

Meniran umumnya dimanfaatkan dengan cara menggunakan seluruh bagian tanaman (herba). Tanaman dicuci bersih kemudian direbus dalam air hingga tersisa sekitar setengah volume awal, lalu air rebusannya diminum sebagai ramuan tradisional. Selain itu, meniran juga banyak diolah menjadi simplisia kering, teh herbal, ekstrak, kapsul, maupun tablet herbal terstandar yang digunakan sebagai suplemen kesehatan (Patel et al. 2011).

Daftar Pustaka

Bagalkotkar G, Sagineedu SR, Saad MS, Stanslas J. 2006. Phytochemicals from Phyllanthus niruri Linn. and their pharmacological properties: A review. Journal of Pharmacy and Pharmacology. 58(12):1559–1570. Patel JR, Tripathi P, Sharma V, Chauhan NS, Dixit VK. 2011. Phyllanthus amarus: Ethnomedicinal uses, phytochemistry and pharmacology: A review. Journal of Ethnopharmacology. 138(2):286–313.