
Klasifikasi
- Kingdom
- Plantae
- Divisi
- Magnoliophyta
- Kelas
- Magnoliopsida
- Ordo
- Malpighiales
- Famili
- Euphorbiaceae
- Genus
- Euphorbia
- Spesies
- Euphorbia tithymaloides L.
Definisi Umum
Euphorbia tithymaloides merupakan tanaman perdu sukulen dari famili Euphorbiaceae yang berasal dari Amerika Tengah dan kawasan Karibia, namun kini telah banyak dibudidayakan di daerah tropis, termasuk Indonesia, sebagai tanaman hias. Tanaman ini memiliki batang berlekuk menyerupai pola zig-zag dan mengandung getah putih (lateks) yang merupakan ciri khas genus Euphorbia. Selain sebagai tanaman ornamental, beberapa masyarakat memanfaatkannya dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi luka, infeksi kulit, dan nyeri, meskipun penggunaannya memerlukan kehati-hatian karena sifat iritan dari lateksnya (Ernst et al. 2015).
Kandungan
E. tithymaloides mengandung berbagai metabolit sekunder, antara lain diterpenoid, triterpenoid, flavonoid, tanin, saponin, sterol, serta senyawa fenolik. Lateksnya juga mengandung ester diterpena yang diketahui memiliki aktivitas biologis seperti antimikroba dan antiinflamasi, tetapi juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata apabila terkena secara langsung (Ernst et al. 2015).
Khasiat
Tanaman zig-zag digunakan untuk membantu mengatasi luka ringan, bisul, infeksi kulit, rematik, dan nyeri. Penelitian menunjukkan bahwa beberapa senyawa dalam genus Euphorbia memiliki aktivitas antioksidan, antibakteri, antiinflamasi, antivirus, dan antikanker. Namun, karena kandungan lateksnya bersifat toksik dan iritan, penggunaan tanaman ini harus dilakukan dengan hati-hati serta tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara langsung tanpa pengawasan yang tepat (Vasas dan Hohmann 2014).
Cara Pengolahan
Bagian batang atau daun digunakan secara terbatas untuk pemakaian luar setelah dibersihkan. Daun dapat ditumbuk halus dan ditempelkan pada area tertentu sesuai praktik pengobatan tradisional, sedangkan penggunaan getah dilakukan dalam jumlah sangat sedikit. Karena lateks tanaman dapat menyebabkan iritasi, kontak langsung dengan mata, mulut, dan kulit sensitif harus dihindari. Penggunaan internal tidak dianjurkan tanpa dasar ilmiah dan pengawasan tenaga kesehatan (Vasas dan Hohmann 2014).
Daftar Pustaka
Ernst M, Grace OM, Saslis-Lagoudakis CH, Nilsson N, Simonsen HT, Rønsted N. 2015. Global medicinal uses of the highly diverse genus Euphorbia L. (Euphorbiaceae): A phylogenetic perspective. Journal of Ethnopharmacology. 176:90–101. Vasas A, Hohmann J. 2014. Euphorbia diterpenes: Isolation, structure, biological activity, and synthesis (2008–2012). Chemical Reviews. 114(17):8579–8612.
Navigasi Tanaman Herbal
Tanaman Herbal Sebelumnya
Tanaman Herbal Selanjutnya
