
Klasifikasi
- Kingdom
- Plantae
- Divisi
- Tracheophyta
- Kelas
- Liliopsida
- Ordo
- Zingiberales
- Famili
- Zingiberaceae
- Genus
- Curcuma
- Spesies
- Curcuma aeruginosa
Definisi Umum
Temu hitam atau Curcuma aeruginosa termasuk salah satu rempah asli Indonesia yang banyak digunakan sebagai bahan baku jamu gendong dengan nama ramuan cabe puyang. Temu hitam termasuk tanaman rimpang dari keluarga Zingiberaceae.Tanaman ini biasa dikenal dengan nama lokal temu erang (Sumatra), koneng hideung (Jawa Barat), temu ireng (Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Madura), dan temu lotong (Sulawesi dan Nusa Tenggara). Temu hitam memiliki ciri-ciri batang semu dengan warna hijau dan sebagian berwarna cokelat tua, dengan daun tunggal berbentuk bulat oval dan bunga berwarna ungu muda atau ungu tua (Elfianis 2020).
Kandungan
Temu hitam (Curcuma aeruginosa) memiliki beberapa kandungan senyawa, seperti minyak asiri, tanin, curikumol, kurkumenol, isokurkumenol, kurzerenon, kurdion, kurkuma lactone, germakron, kurkumin, dan zat pembawa rasa pahit. Kurkumin adalah senyawa yang peka terhadap lingkungan terutama karena pengaruh pH dan suhu.
Khasiat
Temu hitam (Curcuma aeruginosa) memiliki khasiat sebagai penambah nafsu makan karena adanya kandungan minyak asiri yang berpotensi menurunkan lemak, sehingga dapat menambah nafsu makan (Adiant et al. 2020). Selain itu, terdapat senyawa kurkumin yang berperan sebagai pembantu mencerna makanan dan menyerap bahan makanan dengan meningkatkan kinerja lambung yang menyebabkan lambung terasa kosong, kemudian sinyal dikirimkan ke otak sehingga menimbulkan rasa lapar. Kandungan antioksidan yang tinggi pada temu hitam berperan dalam menurunkan tekanan darah. Mekanisme ini terjadi melalui penghambatan akumulasi Reactive Oxygen Species (ROS), yang dikenal sebagai salah satu pemicu terjadinya hipertensi (Sari dan Supratman 2022).
Cara Pengolahan
Temu hitam dapat diolah menjadi jamu yang diminum langsung, teh bubuk temu hitam yang diseduh dengan air hangat, dan obat oles untuk penyakit kulit seperti ruam dan kudis dengan tambahan minyak kelapa. Selain itu juga dapat digunakan sebagai bumbu alami dalam masakan. Proses pengolahan dimulai dengan mencuci 9 gram temu hitam di bawah air mengalir. Untuk mencegah pertumbuhan jamur, kadar air ditekan hingga kurang dari 10% melalui pengovenan pada suhu 50°C selama 24 jam. Setelah kering, temu hitam digiling dan diayak untuk menghasilkan serbuk yang siap digunakan dalam pembuatan jamu atau bumbu masakan (naturindofresh).
Daftar Pustaka
Adiant M, Pramesti Ella R, Puruhito Frederik E. 2020. Combination therapy of massage and temu ireng. Journal of Vocational Health Studies. 4(1):1–4. Elfianis R. 2020. Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Temu Hitam. https://dunia-pertanian.com/klasifikasi-dan-morfologi-tanaman-temu-hitam/ Sari AP, Supratman U. 2022. Phytochemistry and Biological Activities of Curcuma aeruginosa (Roxb.). Indonesian Journal of Chemistry. 22(2): 576–598. Naturindofresh. Temu hitam (Curcuma aeruginosa). Koleksi Tanaman Obat Naturindo Fresh.
Navigasi Tanaman Herbal
Tanaman Herbal Sebelumnya
Tanaman Herbal Selanjutnya
